UMMAH Bekali Mahasiswa Baru melalui MASTA dan Baitul Arqam Tahun Akademik 2026/2027

Sep 15, 202611 mins read

Sebanyak 324 mahasiswa baru UMMAH mengikuti rangkaian MASTA dan Baitul Arqam Angkatan Ke-V Tahun Akademik 2026/2027 yang dilaksanakan di Kampus Induk Bireuen dan Kampus FIP Takengon sebagai pembekalan awal sebelum memulai perkuliahan.

WhatsApp Image 2026-09-15 at 13.59.24
Mahasiswa baru UMMAH mengikuti rangkaian MASTA dan Baitul Arqam Angkatan Ke-V Tahun Akademik 2026/2027, Senin-Rabu (14-16 September 2026). 

Bireuen– Sebanyak 324 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) mengikuti rangkaian Masa Ta’aruf (MASTA) dan Baitul Arqam (BA) Angkatan Ke-V Tahun Akademik 2026/2027. Sebanyak 204 mahasiswa mengikuti kegiatan di Kampus Induk Bireuen, sementara 120 mahasiswa mengikuti kegiatan di Kampus Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Takengon. 

Kegiatan MASTA dan BA dilaksanakan di dua lokasi kampus UMMAH dengan jadwal berbeda, yakni Kampus Induk Bireuen pada 14–17 September 2026 dan Kampus FIP Takengon pada 16–19 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pengenalan lingkungan kampus sekaligus pembekalan awal bagi mahasiswa baru sebelum mengikuti proses perkuliahan di UMMAH. 

Dalam laporannya, Ketua Masta dan BA, Fajar Al Mahmudi, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa MASTA dan Baitul Arqam dipersiapkan sebagai wadah bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus, memahami nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan, serta membangun kebersamaan dengan sesama mahasiswa. 

“Melalui MASTA dan Baitul Arqam ini, kami ingin mahasiswa baru tidak hanya mengenal kampus dan lingkungan akademiknya, tetapi juga mendapatkan pembekalan yang dapat menjadi dasar dalam menjalani kehidupan sebagai mahasiswa UMMAH. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik dan mengambil manfaat dari setiap materi yang diberikan,” ujarnya. 

Sementara itu, Rektor UMMAH, Dr. Muharrir, Lc., M.Ag., secara resmi membuka rangkaian MASTA dan BA Angkatan Ke-V. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa MASTA dan BA menjadi tahap awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus memahami nilai-nilai yang menjadi bagian dari kehidupan kampus UMMAH. 

“MASTA dan Baitul Arqam bukan sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi tahap awal untuk mengenalkan lingkungan akademik sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan. Kami berharap mahasiswa baru dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan menjadikannya sebagai bekal selama menempuh pendidikan di UMMAH,” ujar Dr. Muharrir. 

Ia juga berpesan agar mahasiswa baru tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi turut mengembangkan karakter, kemampuan berorganisasi, kepedulian sosial, dan potensi diri selama berada di lingkungan kampus. 

Dalam rangkaian pembekalan, mahasiswa baru mendapatkan materi wawasan kebangsaan dan bela negara dari Dandim 011 Bireuen. Materi tersebut membahas pentingnya cinta tanah air, semangat persatuan, serta peran generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Selain itu, Kapolres Bireuen memberikan materi mengenai pencegahan dan penanggulangan intoleransi, radikalisme, NAPZA, judi online, dan phishing. Pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan kehidupan sosial. 

Melalui MASTA dan Baitul Arqam, mahasiswa baru UMMAH diharapkan memperoleh pemahaman awal mengenai kehidupan kampus serta nilai-nilai keislaman, kemuhammadiyahan, dan kebangsaan sebagai bekal dalam menjalani proses pendidikan di UMMAH.[]