No products in the cart.
Satgas Siaga Bencana UMMAH menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) yang terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Sebanyak 24 relawan diberangkatkan dari Kabupaten Bireuen pada Rabu, (17/12/2025), dalam misi tanggap darurat bencana.

Bireuen- Satgas Siaga Bencana UMMAH menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) yang terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Sebanyak 24 relawan diberangkatkan dari Kabupaten Bireuen pada Rabu, (17/12/2025), dalam misi tanggap darurat bencana.
Pelepasan dilakukan oleh Badan Pembina Harian (BPH) dr. Athahilah A. Latief, Sp.OG bersama Wakil Rektor II UMMAH Nur Sa’adah, S.Psi., M.M.
Dalam arahannya, dr. Athahilah A. Latief, Sp.OG, menegaskan pentingnya peran civitas akademika dalam aksi kemanusiaan.
“Kehadiran UMMAH di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan bentuk tanggung jawab sosial perguruan tinggi. Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa dan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri dalam menghadapi kondisi sulit ini,” ujarnya.

Tim yang dipimpin oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Irhazt Angga Denilza, M.I.Kom, ini terdiri dari 1 orang dosen 6 relawan eksternal dari Lazismu Bireuen, serta 17 mahasiswa UMMAH dari berbagai program studi.
Dalam misi tersebut, Satgas Siaga Bencana UMMAH membawa bantuan logistik berupa 225 kilogram beras, 30 liter minyak goreng, 174 bungkus roti kering, dan 870 bungkus mie instan yang diperuntukkan bagi mahasiswa UMMAH serta warga terdampak di wilayah sasaran.
Angga menyebutkan, proses penyaluran bantuan menghadapi sejumlah kendala akibat akses jalan yang terputus di beberapa titik.
“Di KM 60, relawan harus melintasi jalur longsor parah yang hanya dapat dilalui kendaraan tertentu dan motor trail. Relawan kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 10 kilometer menuju Telage Besi, melewati jembatan putus yang hanya dapat dilalui pejalan kaki dan sepeda motor,” katanya.
Ia menambahkan, perjalanan relawan kembali dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 5 kilometer menuju perbatasan Ronga-Ronga dan Timang Gajah akibat kondisi jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan.
“Sepanjang perjalanan, relawan melakukan estafet transportasi demi memastikan bantuan tiba di lokasi tujuan,” katanya.
Satgas Siaga Bencana UMMAH Muda tiba di Timang Gajah sekitar pukul 20.00 WIB. Bantuan logistik diserahkan kepada Dekan Fakultas Pendidikan UMMAH untuk disalurkan kepada 61 mahasiswa UMMAH terdampak di wilayah Aceh Tengah. Sementara itu, bantuan bagi 18 mahasiswa UMMAH terdampak di Kabupaten Bener Meriah diantarkan langsung oleh relawan ke lokasi masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam upaya penanggulangan bencana dan penguatan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.[]