Prodi Teknologi Informasi UMMAH Kembangkan Sistem Monitoring TDS untuk Cek Kualitas Air Minum

Aug 04, 20268 mins read

Prodi Teknologi Informasi UMMAH mengembangkan Sistem Monitoring TDS Kualitas Air Minum yang telah diuji di Bireuen dan siap digunakan masyarakat.

WhatsApp Image 2026-08-04 at 10.10.49
Tim Prodi Teknologi Informasi UMMAH menunjukkan Sistem Monitoring TDS Kualitas Air Minum yang telah dikembangkan dan diuji di Kabupaten Bireuen sebagai inovasi untuk memantau kelayakan air minum.

Bireuen– Program Studi Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) berhasil mengembangkan sebuah inovasi teknologi berupa Sistem Monitoring Total Dissolved Solids (TDS) Kualitas Air Minum yang dirancang untuk membantu masyarakat mengetahui kelayakan air yang akan dikonsumsi. 

Pengembangan alat ini dilaksanakan selama enam bulan, mulai Februari hingga Juli 2026, sebagai bentuk kontribusi civitas akademika UMMAH dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. 

Sistem Monitoring TDS Kualitas Air Minum dikembangkan oleh tim yang terdiri atas M. Nabil Risky Rialva dan Alya sebagai mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi, di bawah bimbingan dosen Zulaida Rahmi, S.Kom., M.Sc. dan Rizky Maulana, S.Kom., M.Sc. 

Alat ini berfungsi untuk mengukur kadar TDS pada air minum sebagai salah satu indikator kualitas air. Melalui hasil pengukuran tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai tingkat kelayakan air untuk dikonsumsi sehingga dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kualitas air minum yang aman. 

Pengujian alat dilaksanakan pada 10 Juli 2026 di Kabupaten Bireuen. Berdasarkan hasil pengujian, sistem yang dikembangkan telah bekerja dengan baik dan dinyatakan dapat digunakan sebagai media monitoring kualitas air minum untuk masyarakat luas. 

Ketua Program Studi Teknologi Informasi UMMAH, Zulaida Rahmi, S.Kom., M.Sc menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan salah satu implementasi pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. 

"Melalui pengembangan Sistem Monitoring TDS Kualitas Air Minum ini, kami berharap hasil karya dosen dan mahasiswa tidak hanya menjadi luaran akademik, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Inovasi seperti ini akan terus kami dorong sebagai bagian dari komitmen Prodi Teknologi Informasi UMMAH dalam menghasilkan teknologi yang aplikatif dan berdampak," ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Pengembangan alat ini menjadi bukti komitmen Program Studi Teknologi Informasi UMMAH dalam mendorong lahirnya inovasi berbasis teknologi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas hidup melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.[]