Kepala LLDIKTI XIII Aceh Lepas Mahasiswa KKN Tematik Pascabencana UMMAH

Jan 20, 20267 mins read

Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh melepas 192 mahasiswa KKN Tematik Pascabencana Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh yang ditempatkan di desa-desa terdampak bencana di Bireuen dan Takengon.

WhatsApp Image 2026-01-20 at 17.11.14 (1)
 

Bireuen- Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) secara resmi melepas 192 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pascabencana Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi pelepasan dilakukan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T, Selasa (20/01/2026). 

KKN tersebut merupakan pelaksanaan KKN perdana UMMAH yang dilakukan serentak oleh semua program studi.  

KKN tematik ini difokuskan pada pengabdian masyarakat di desa-desa terdampak bencana, sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pemulihan sosial dan pemberdayaan masyarakat. 

Sebanyak 114 mahasiswa ditempatkan di Kabupaten Bireuen, tepatnya di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng yang tersebar pada enam desa. Sementara 78 mahasiswa lainnya melaksanakan KKN di wilayah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, dengan lokasi penempatan di empat desa Kecamatan Kebayakan dan dua desa Kecamatan Lut Tawar. 

Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.Tdalam arahannya mengapresiasi langkah UMMAH yang mengusung KKN tematik pascabencana dan melibatkan seluruh program studi. 

“Kuliah Kerja Nyata tematik pascabencana ini merupakan langkah strategis dan sangat relevan dengan kondisi Aceh yang saat ini baru saja dilanda bencana banjir bandang. Kehadiran mahasiswa di desa-desa terdampak diharapkan mampu memberikan pendampingan, solusi, serta semangat baru bagi masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana,” ujarnya. 

Sementara itu, Rektor UMMAH, Dr. Muharrir, Lc., M.Ag menegaskan bahwa KKN tematik ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi. 

“KKN tematik pascabencana ini menjadi wujud komitmen UMMAH dalam pengabdian kepada masyarakat. Melalui keterlibatan seluruh program studi, kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar di lapangan, tetapi juga hadir membawa manfaat nyata bagi masyarakat desa, khususnya di wilayah yang sedang bangkit dari dampak bencana,” katanya. 

Melalui pelaksanaan KKN tematik pascabencana ini, UMMAH berharap mahasiswa mampu menjadi agen perubahan sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.[]